Perhiasan Emas dan Candi Buddha Sintong : Hubungan fungsi dan keletakannya

Main Article Content

Eka Asih Putrina Taim

Abstract

Candi Sintong adalah candi yang terletak di wilayah muara Sungai Rokan. Pada penelitian bersama anatara Bidang Sejarah dan Purbakala Pemda TK I provinsi Riau dan Pusat Arkeologi Nasional, ditemukan seperangkat temuan emas hasil ekskavasi tahun 2007 dan 2010. Emas tersebut cukup menarik baik dari segi bentuk dan keletakannya. Dalam tulisan ini akan mencoba untuk membahas temuan emas tersebut baik dari segi bentuk dan keletakannya, agar dapat diketahui sedikit banyak hal mengenai temuan tersebut pada keberadaan dan kesejarahan situs Candi Sintong. Metode yang digunakan dalam membahas hal di atas adalah metode kualitatif dengan konsep arkeologi ruang baik dalam sekala mikro maupun semi makro .serta konsep post prosesual arkelogi .

Article Details

How to Cite
Taim, E. A. P. (2017). Perhiasan Emas dan Candi Buddha Sintong : Hubungan fungsi dan keletakannya. Naditira Widya, 11(1), 17-30. https://doi.org/10.24832/nw.v11i1.194
Section
Naditira Widya Vol. 11 No. 1 April 2017

References

Darliana dkk, 2007.Laporan Penelitian Arkeologi Klasik di Sintong, Kabupaten Rokan Hilir , Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemda Tk 1 Provinsi Riau. (tidak diterbitkan)
Barrett Jones, Antoniette, M. 1984. Early Tent Century Java from The Inscriptions, VKI,107. Dordrecth Holland Cinnaminson-USA: Foris Publication
Boechari , 1985-1986. Prasasti Koleksi Musium Nasional Jilid I, Proyek Pengembangan Museum Nasional
Clarke, David L., 1977, Spatial Archaeology , Academic Press Inc; First Edition
Fontein, Jan: Soekmono: Satyawati Suleiman, 1971, Kesenian INDONESIA PURBA: Zaman-Zaman Jawa Tengah dan Jawa Timur, New York Graphic Society LTD.hlm.162
Groeneveldt, W.P., 1960. Historical Notes on Indonesia and Malaya Compiled from Chinese Sources. Jakarta: C.V. Bhratara,
Haryono, Timbul, 2001. Logam dan Peradaban Manusia , Yogyakarta :.Philosophy Press,
Hodder, Ian and Hutson, Scott (2003). Reading the Past: Current Approaches to Interpretation in Archaeology (3rd ed.). Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-52884-9.
http://faldirex.blogspot.co.id/2015/12/perhiasan-era-majapahit.html
Miksic , John. N, 1988, Small Finds Ancient Javanese Gold, Singapore: National Musem
--------------------, 1990,Old Javanesse Gold, Singapore: Tein Wah Press,
Oudheidkundig Verslag, 1914, Oudheidkundig Dienst, hlm. 137
Pigeaud, Th.G.Th, 1960. Java in the 14th Century, Volume I. The Hague. Martijnus Nijhoff.
Krom, 1923, In Leiding tot de Hindoe-Javaansche Kunst I-II, Martijnus Nijhoff. s’Gravenhage..
Leemans, 1873, Boroboedoer op het eiland Java, E.J.Brill, Leiden
Surti, Nastiti, dkk., 1982. Tiga Prasasti Masa Balitung , Jakarta: Puslitarkenas
Raflles, T.S., 1971. The History of Java, 2 vols. London
Soekmono, 1974, Candi Fungsi dan Peranannya, Disertasi Universitas Indonesia.
Suhadi, Machi dan Endang SH, 1993, Laporan Penelitian Situs Candi Sintong , Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (tidak diterbitkan).
Soeroso, 1993, Pengaruh Metalurgi dalam Peripih Candi , AHPA Kuningan: Puslitarkenas
Taim, Eka Asih Putrina, Darliana, Bambang Budi Utomo. 2013. Laporan Penelitian Arkeologi Klasik di Sintong, Kabupaten Rokan Hilir , Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemda Tk 1 Provinsi Riau. (tidak diterbitkan)
Winter, C.F. 1983, Kamus Jawi-Jawa, Cetak Ulang Proyek Javanologi , , Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Wessels, Corinna –Mevissen. 2001.The Gods of the Directions in Ancient India. Origin and Early Development in Art and Literature (until c. 1000 A.D.), Berlin: Dietrich Reimer