LIANG ULIN 2: INFORMASI BARU PRASEJARAH KALIMANTAN SELATAN

Main Article Content

Nia Marniati Etie Fajari
Ulce Oktrivia

Abstract

Kawasan karst Mantewe yang menjadi bagian jalur Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan memiliki data
arkeologi yang penting untuk memberikan gambaran kehidupan prasejarah Kalimantan. Liang Ulin 2 yang berada di
gugusan Bukit Ulin di Desa Sukadamai, Kecamatan Mantewe merupakan ceruk yang memiliki bukti hunian manusia pada
masa prasejarah. Morfologi Liang Ulin 2 memiliki karakteristik yang unik, yaitu terdiri atas tiga tingkat teras gua yang berada
di tebing kapur Bukit Ulin. Teras gua dengan temuan arkeologi terdapat pada tingkat yang paling atas, yang kemudian
disebut Liang Ulin 2A. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan terkait dengan apa bentuk data arkeologi
yang terdapat di Liang Ulin 2. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan survei arkeologi dan ekskavasi di
lantai ceruk Liang Ulin 2A. Data yang diperoleh dianalisis dengan pilihan metode analisis yang sesuai dengan rumusan
permasalahan. Penjelasan bentuk data arkeologi yang terdapat di Liang Ulin 2 memberikan gambaran mengenai kehidupan
manusia pada masa prasejarah terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia.

Article Details

How to Cite
Fajari, N. M. E., & Oktrivia, U. (1). LIANG ULIN 2: INFORMASI BARU PRASEJARAH KALIMANTAN SELATAN. Naditira Widya, 9(2), 93-106. https://doi.org/10.24832/nw.v9i2.122
Section
Articles

References

Faizaliskandiar, Mindra. 1989. “Variabilitas Tipe
Artefak Sebagai Indikator Strategi
Subsistensi: Kajian Atas Strategi
Perburuan Paleolitik Asia Tenggara”. Hlm.
131-150 dalam Pertemuan Ilmiah
Arkeologi V Buku III Metode dan Teori,
diedit oleh Noerhadi Magetsari, dkk.
Yogyakarta: Ikatan Ahli Arkeologi
Indonesia.
Fajari, Nia Marniati Etie. 2012. “Eksplorasi Jejak
Budaya di Hulu Sungai Riam Kanan”.
Berita Penelitian Arkeologi 6 (1): 1-32.
Fajari, Nia Marniati Etie dan Vida Pervaya Rusianti
Kusmartono. 2013. “The Excavation of
Gua Payung, South Kalimantan,
Indonesia”. Hlm. 20-23 dalam Bulletin of
Indo Pacific Prehistoric Archaeology 33.
Hirst, K. Kris. Tanpa tahun. “Ochre, The Oldest
Known Natural Pigment in the World.
Diunduh tanggal 20 Februari 2015 dari
http://archaeology.about.com/od/oterms/
qt/Ochre.htm.
Heekeren, H. R. van. 1972. The Stone Age of
Indonesia. The Hague Martinus-Nijhoff.
Prasetyo, Bagyo. 2002. “The Distribution of Bone
Tools Tradition”. Hlm. 181-194 dalam
Gunung Sewu in Prehistoric Times, diedit
oleh Truman Simanjuntak. Yogyakarta:
Gadjah Mada University Press.
Renfrew, Collin dan Paul Bahn. 2000. Archaeology:
Theories Methods and Practice. Thames
and Hudson.
Rouse, Irving. 1971. “The Classification of Artifacts
in Archaeology”. Hlm. 108-125 dalam
Man's Imprint from the Past Readings in
the Methods of Archaeology, diedit oleh
James Deetz. Boston: Little Brown
Company.
Sharer, Robert J. dan Wendy Ashomre. 2003.
Archaeology Discovering Our Past.
Boston: McGraw Hill.
Simanjutak, Truman, Yusmaini Eriawati, Machi
Suhadi, Bagyo Prasetyo, Naniek
Harkantiningsih, dan Retno Handini. 1999.
Metode Penelitian Arkeologi. Jakarta:
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Soegondho, Santoso.1995. Tradisi Gerabah di
Indonesia dari Masa Prasejarah Hingga
Masa Kini. Jakarta: Himpunan Keramik
Indonesia.
Sugiyanto, Bambang. 2008. "Penelitian
Eksploratif Gua-gua Prasejarah di
Kabupaten Tanah Bumbu". Laporan
Penelitian Arkeologi. Banjarmasin: Balai
Arkeologi Banjarmasin.
_______. 2010. "Penelitian Situs Prasejarah Gua
Bangkai, Kecamatan Mantewe,
Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi
Kalimantan Selatan". Laporan Penelitian
Arkeologi. Banjarmasin: Balai Arkeologi
Banjarmasin.
_______. 2012. "Penelitian Situs Prasejarah Liang
Bangkai, Kecamatan Mantewe,
Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi
Kalimantan Selatan Tahap IV". Laporan
Penelitian Arkeologi. Banjarmasin: Balai
Arkeologi Banjarmasin.
Sugiyanto, Bambang, Jatmiko, dan Yuka Nurtanti
Cahyaningtyas. 2013. "Survei dan
Ekskavasi Situs Liang Bangkai". Laporan
Penelitian Arkeologi. Banjarbaru: Balai
Arkeologi Banjarmasin.
Sugiyanto, Bambang, Jatmiko, Nugroho Nur
Susanto, Yuka Nurtanti Cahyaningtyas,
Imam Hindarto, Eko Herwanto, dan
Sundoko. 2014. “Penelitian Gua-gua
Hunian Prasejarah di Bukit Bangkai,
Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi
Kalimantan Selatan”. Laporan Penelitian
Arkeologi. Banjarbaru: Balai Arkeologi
Banjarmasin.
Tanudirjo, Daud Aris. 1985. "Budaya Sampung
Sebagai Suatu Transisi Masa Berburu
dan Mengumpulkan Makanan Tingkat
Lanjut ke Masa Bercocok Tanam".
Skripsi. Yogyakarta: Jurusan Arkeologi
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah
Mada.
Widianto, Harry dan Retno Handini. 1998.
“Penelitian Situs Gua Babi Tahap III dan
IV Kecamatan Muara Uya, Kabupaten
Tabalong, Kalimantan Selatan”. Laporan
Penelitian. Banjarmasin: Balai Arkeologi
Banjarmasin.
________. 2003. "Karakteristik Budaya Prasejarah
di Kawasan Gunung Batubuli, Kalimantan
Selatan: Mekanisme Hunian Gua Pasca-
Plestosen". Berita Penelitian Arkeologi
12: 1-91.
Lymaea (tanpa tahun). Diunduh tanggal 4 April 2015
dari www.mollusks.at/gastropoda/
index.html?/gastropoda/freshwater/
lymaea.html.
Viviparidaae (tanpa tahun). Diunduh tanggal 4 April
2015 dari www.glerl.noaa.gov/seagrant/
GLWL/Benthos/Mollusca/Gastropods/
Viviparidae.html.
Ancylidae (tanpa tahun). Diunduh tanggal 4 April
2015 dari www.animaldiversity.org/
accounts/Ancylidae/.